Life

Life

Kamis, 15 Januari 2015

Tugas 4 Pengantar Bisnis

Bisnis yang cocok dalam segala kondisi?
Usaha makanan
    Contoh usaha bisnis yang satu ini memang boleh dibilang sebagai usaha bisnis nomor satu yang paling banyak dikembangkan orang. Mengapa bisnis makanan hampir dibilang sebagai bisnis nomor satu yang banyak dilakukan orang? salah satunya karena memang jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar, dan makanan merupakan kebutuhan primer manusia yang harus dipenuhi terlebih dahulu dibandingkan dengan jenis kebutuhan lainnya.
     Makan adalah urusan nomor satu, setiap hari manusia harus makan.
Ini adalah salah satu peluang usaha jika ingin mengembangkan sebuah usaha bisnis yang selalu dibutuhkan orang.
    Bisnis dalam bidang makanan hanya memiliki dua unsur penting yang menjadi syarat bertahannya usaha yang berkembang. syarat yang pertama adalah syarat cita rasa. Soal makanan orang sangat butuh rasa enak. Jika makanan yang jual rasanya enak, usaha pun akan laris manis. Rasa adalah harapan alami seseorang saat menikmati suatu makanan. Jika punya rasa yang berkualitas, produk bisnis pasti akan dicari orang, meskipun dari luar daerah yang jauh. Setelah rasa nikmat, syarat kedua yang harus diperhatikan adalah harga. Harga yang terjangkau dan rasa berkualitas adalah kunci sukses usaha makanan yang di kelola.

Saya ambil contoh soto, selain bakso menu soto terbilang memiliki penggemar yang cukup banyak. Sehingga makanan ini dapat dijadikan sebagai salah satu target bisnis kuliner.

Menu makanan soto disukai oleh semua orang. Bahkan di beberapa daerah memiliki soto dengan khas daerahnya masing – masing, sehingga konsumen soto tersebar di berbagai daerah. Menu makanan ini juga diterima masyarakat menengah atas, sampai masyarakat biasa.
Bisnis makanan soto. Menurut saya bisnis makanan soto sangat cocok di dalam segala kondisi, baik musim hujan maupun musim panas. Pada saat musim hujan soto bisa menghangatkan perut si pembeli, dan pada saat musim panas, soto bisa membuat si pembeli lebih merasa segar karena tingkat keasaman yang ada pada jeruk nipis atau jeruk limo yang telah dicampurkan ke kuah soto. Dan menurut saya bisnis makanan soto ini sangat cocok pada semua umur, baik dari anak kecil sampai orang dewasa, semua pasti merasakan makanan soto. Sekian dari pendapat saya, terima kasih

Mengenal Kepribadian Saya


Setiap manusia mempunyai sisi negative dan sisi positifnya masing-masing. Tergantung orang yang menilai kita seperti apa, tidak semua orang suka dengan sikap yang kita miliki, disini saya akan menuturkan tentang kepribadian saya berdasarkan pendapat orang-orang terdekat saya baik itu sisi negative maupun sisi positive. Dengan adanya penilaian orang-orang yang terdekat kepada saya, jadi saya dapat mengetahui sisi negative dan sisi positif saya lebih jelas, agar saya dapat berintropeksi diri supaya bisa menjadi kepribadian yang lebih baik lagi.

Saya menuturkan akan pendapat orang-orang terdekat saya dengan penilaian sisi positif yang ada di dalam diri saya. Banyak orang yang menilai saya dengan kepribadian yang baik, perhatian, perduli terhadap sesama, bertanggung jawab, terkadang menghibur, pendengar yang baik. Namun dengan pendapat tersebut tidak membuat saya berbangga hati atau tinggi hati atau merasa paling baik, melainkan saya harus tetap bisa mempertahankan sikap tersebut dan tidak berubah.

Dan saya menuturkan akan pendapat orang-orang terdekat saya dengan penilaian negative yang ada di dalam diri saya. Saya orang yang mudah tersinggung atau sensitive atau terbawa perasaan, misalnya ada teman saya yang tidak suka dengan saya, terus terang saya memikirkan hal tersebut, lalu saya orangnya terkenal dengan pendiam. hehe Kalau ada masalah lebih memendam sendiri dari pada harus banyak bicara, tetapi akan berbicara kepada orang yang benar-benar bisa saya percaya. lalu saya orangnya moodian, dimana kalau menyelesaikan sesuatu atau mengambil keputusan sesuai dengan mood saat itu, jadi belum bisa memutuskan atau mengambil keputusan yang tepat. Suka labil atau tidak konsisten dengan yang saya ucapkan, orangnya terlalu terburu-buru, tidak percaya diri dan orangnya panikan, dimana kalau ada apa-apa saya sangat panik, padahal belum tau apa yang nanti akan terjadi. Misalnya saya melakukan ujian sekolah, pada saat hasil ujian itu belum di bagikan, saya sangat panik dan memikirkan bahwa nilai saya pasti sangat jelek, padahal saya belum tau nilai saya yang sebenarnya, jadi menurut pendapat orang-orang yang ada di sekitar saya itu adalah saya membawa sugesti yang ada di dalam diri saya dan juga membawa sugesti itu kepada teman-teman saya.

          Dari pendapat orang-orang yang ada di sekitar saya, baik dari keluarga ataupun teman-teman terdekat saya. ini begitu sangat bermanfaat untuk saya. Dari paparan sisi negative saya diatas, saya jadi bisa lebih mengenal lagi sisi negative saya, dengan adanya penilaian orang-orang terhadap saya, jadi saya bisa berintropeksi diri, agar bisa memiliki kepribadian yang lebih baik. Saya jadi lebih tau bagaimana saya harus bersikap. Yaitu dengan bisa mengambil keputusan yang benar, tidak membawa sugesti yang tidak baik terhadap diri saya dan orang-orang yang ada di dekat saya, harus bisa terbuka, jangan terlalu memendam masalah, jangan terlalu terbawa oleh mood atau suasana hati dan bisa lebih percaya diri. Sekian paparan tentang kepribadian saya, menurut pendapat orang-orang terdekat dan yang ada di sekitar saya. sekian dan terima kasih :)

Jumat, 28 November 2014

Tugas 3 Pengantar Bisnis



Bagaimana meningkatkan produktivitas produsen Indonesia ?
Kita ambil contoh studi kasus tentang pertanian yang ada di Indonesia, Indonesia merupakan salah satu penghasil pertanian yang terbesar. dimana Indonesia mempunyai banyak sekali sumber daya alam yang melimpah. Permasalahan yang dihadapai para petani saat ini adalah merosotnya produktivitas. Dari tahun ke tahun terlihat produktivitas padi kita cenderung mengalami penurunan. Bahkan meskipun diberi pupuk dalam jumlah yang berlebih, produksi tetap saja konstant, bahkan cenderung merosot. Dosis pupuk sekarang ini cenderung sangat tinggi. Permasalahan tersebut, disebabkan karena kondisi tanah sekarang ini kurang kondusif, yaitu karena terlalu asam (akibat pemberian pupuk kimia secara berlebih dan terus menerus), berkurangnya jasad renik dan mikroba tanah. Sudah umum diketahui bahwa pemberian pupuk kimia secara terus menerus dapat mengakibatkan kerusakan struktur tanah dan matinya beberapa mikroba dan jasad renik dalam tanah. Dan adapula upaya meningkatkan produktivitas dibidang pertanian
Setelah kita tahu adanya faktor jasad renik dan mikroba sangat kurang maka perlu dilakukan penanganan yang tepat, yaitu memperbaiki struktur tanah dan menambahkan mikroba tanah.
Saat ini upaya yang dilakukan para petani sering kurang mengenai sasaran.Sebagai contoh, untuk mengurangi sifat asam, diberikan kapur tanaman secra berlebih, padahal kapur sendiri mengandung unsur Ca yang sangat tinggi.Selain itu petani juga sering menambahkan kompos untuk memperbaiki unsur hara tanah. Kompos memang baik, tapi pada kondisi tanah yang sedikit mikroba, maka kompos hanya sedikit berpengaruh pada tanaman.
Usaha-usaha Meningkatkan Hasil Pertanian
1.      Intensifikasi Pertanian, yaitu pengolahan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan berbagai sarana.
2.      Ekstensifikasi Pertanian,yaitu usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan pertanian baru,misalnya membuka hutan dan semak belukar, daerah sekitar rawa-rawa, dan daerah pertanian yang belum dimanfatkan.
3.      Diversifikasi Pertanian, yaitu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian.
4.      Mekanisasi Pertanian, yaitu usaha meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan mesin-mesin pertanian modern. Mekanisasi pertanian banyak dilakukan di luar Pulau Jawa yang memiliki lahan pertanian luas. Pada program mekanisasi pertanian, tenaga manusia dan hewan bukan menjadi tenaga utama.
5.      Rehabilitasi Pertanian, yaitu usaha memperbaiki lahan pertanian yang semula tidak produktif atau sudah tidak berproduksi menjadi lahan produktif atau mengganti tanaman yang sudah tidak produktif menjadi tanaman yang lebih produktif.
Beberapa faktor yang mempengaruhi produksi hasil pertanian diantaranya; Benih, Hama dan Penyakit, Iklim, Pupuk yang diberikan,tanah. Pengembangan SDM secara teknis merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan dalam meningkatkan produksi pertanian melalui pembibitan, pengairan, pemupukan, dan pemanenan dilakukan dengan tepat. Hal tersebut dimaksudkan agar para petani yang langsung terlibat secara teknis dapat memperoleh pengetahuan mengenai keempat poin tersebut. Dengan kondisi tersebut petani diharapkan mampu mengoptimalkan produksi pertanian . Namun, satu hal yang tidak dapat diabaikan ialah teknologi yang mampu membantu manusia dalam upaya menciptakan ketahanan pangan. Dalam peningkatan produksi pertanian, teknologi menjadi suatu yang penting karena mampu meningkatkan kualitas, kapasitas, dan efisiensi dalam produksi. Pengembangan teknologi menggambarkan kemajuan ilmu pengetahuan dalam membantu segala aktivitas manusia. Pola pengembangan teknologi yang diwujudkan dengan menciptakan alat pertanian modern bertujuan meningkatkan efisiensi, efektifitas dan kepraktisan dalam penggunaannya. Hal itu terbukti dengan terciptanya mesin traktor dan mesin penggiling yang berfungsi membantu mengoptimalkan produksi pertanian. Pengaruh lain yang sangat signifikan dari kemajuan teknologi ialah penelitian di bidang pertanian. Dengan bantuan teknologi modern kemajuan produksi pertanian dapat ditingkatkan. Hal itu dilakukan dengan menciptakan variasi produksi pertanian, bibit yang unggul, pupuk, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Kemajuan teknologi dapat memberikan signal positif bagi terciptanya ketahanan pangan. Kondisi tersebut akan berdampak positif jika dilakukan dengan seksama untuk kesejateraan masyarakat.

Sumber : https://andreasdamanik14.wordpress.com/2012/12/04/metode-meningkatkan-produksi-pertanian/

Tugas 2 Pengantar Bisnis



Bagaimana sebagai generasi muda menyikapi produk asing ?
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, negara kepulauan yang menghubungkan dari Sabang sampai Merauke. Dari pulau–pulau tersebutlah menghasilkan banyak sumber daya alam karena di setiap pulau berbeda akan kekayaan sumber daya alamnya.Hasil atau produk Indonesia pun sebenarnya kaya dan menghasilkan produk–produk yang berkualitas. Tentu yang seharusnya produk Indonesia itu menjadi tuan rumahnya di negeri sendiri. Namun, banyaknya monopoli dunia, produk luar negeri lebih memegang peranan pasar sehingga menjadikan minat masyarakat cenderung ke produk luar negeri.
Sebagai contoh yaitu kopi.Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam (Indo-China). Bukan hanya jumlah kopinya saja yang besar. Lebih dari itu, Indonesia dikaruniai tanah yang unik sehingga kopi-kopi yang dihasilkan juga memiliki citarasa yang unik sesuai dengan indikasi geografisnya.Kopi Gayo, Kopi Mandaling, dan Kopi Lampung dari tanah Sumatera. Kopi Kintamani dari tanah Dewata. Kopi Toraja dari Pulau Sulawesi. Dan yang sedang naik daun saat ini adalah Kopi Luwak.Namun ironisnya orang Indonesia, khususnya anak muda, justru lebih bangga ketika sedang jalan-jalan mampir ke Starbucks Coffee. Jalan-jalan di mall lebih keren sambil menenteng gelas Starbucks. Uang 30 ribu rupiah untuk secangkir kecil espresso (kopi hitam) dianggap tak mahal demi menaikkan gengsi. Padahal faktanya Amerika bukan negara penghasil kopi, tetapi Starbucks Coffee mampu menjual kopi dengan harga mahal ke seluruh dunia, dan justru menjadi andalan orang Indonesia.Hal ini bisa terjadi karena tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi pada produk luar negeri yang sudah mendunia dibanding dengan produk lokal, padahal produk lokal juga tidak kalah hebatnya dengan produk luar negeri.Indonesia mengalami kendala mengenai produk dalam negeri yang kalah saing dengan luar negeri yang seharusnya bisa menjadi tuan rumah Indonesia yaitu kurangnya kesadaran masyarakat tentang pemakaian produk local karena kebanyakan dari masyarakat Indonesia lebih banyak mengkonsumsi atau menggunakan produk luar daripada dalam. Serta gaya mewah yang terjadi apabila memakai produk luar. Yang terjadi di Indonesia, apabila memakai produk luar itu berkesan elegan dan mewah karena harganya yang cenderung lebih tinggi dan kualitas yang dijanjikan telah bagus dan menyebar di seluruh dunia.Kendala lain yaitu bahan dasar pembuat produk masih jarang atau bahannya sedikit. Ini juga bisa menimbulkan masyarakat lebih nyaman menggunakan produk luar karena produknya lebih banyak di pasaran daripada produk lokal yang hanya terdapat di gerai–gerai tertentu. Berbeda dengan produk luar yang beredar atau tersedia di hampir semua gerai kecantikan.Penyebab Indonesia harus mengembangkan produk lokal agar memungkinkan menjadi tuan rumah Indonesia yaitu Indonesia tergerak untuk ikut maju bersama dengan negara maju lainnya. Seharusnya kita harus sebagai warga negara Indonesia harus bangkit dan bangga dengan produk lokal yang berkualitas dan menjadi tuan rumah untuk negerinya sendiri sehingga mempunyai rasa kecintaan tersendiri bagi Indonesia. Selain itu, Indonesia juga memerlukan bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha produk lokalnya agar bias menarik minat masyarakat dan kesadaran cinta tanah air.Kelebihan yang ditawarkan oleh produk lokal antara lain yaitu harga lebih terjangkau karena secara otomatis harga produk local lebih murah dan cocok untuk semua kalangan, baik menengah ke atas maupun menengah ke bawah. Produknya pun tidak keras di kulit, aman untuk dipakai karena sesuai dengan iklim tropis. Kosmetik yang dibuat Indonesia ringan dan baik karena kosmetik yang baik yaitu dampak atau hasilnya tidak secepat prosesnya, jika hasilnya itu cepat dan instan biasanya produk tersebut tidak baik karena produk yang baik membutuhkan waktu dan jeda jaraknya agak lama karena tidak merusak generasi sel–sel kulit.Keuntungan dari produk negeri bagi masyarakat Indonesia yaitu menambah kecintaan masyarakat terhadap tanah air Indonesia karena dengan membeli produk lokal atau dalam negeri berarti sama saja dengan bangga memakai produk lokal dan mencintai bangsanya sendiri. Selain itu Indonesia juga bertambah kaya dengan produknya yang laris di pasaran dan dapat mensejahterakan pekerja Indonesia.Oleh karena itu, kita sebagai anak bangsa Indonesia seharusnya mampu mengembangkan dan mengolah sumber daya alam menjadi lebih berguna untuk bangsa Indonesia agar kita tidak selamanya dijajah oleh negara lain, baik secara langsung maupun tidak. Karena pada kenyataannya negara Indonesia itu kaya akan aneka ragam budaya dan sumber daya yang dapat menghasilkan produk local yang baik sehingga masyarakat seharusnya bisa menggunakan yang seharusnya digunakan.
Jadi, produk dalam negeri sangat memungkinkan untuk menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dengan mengadakan penyuluhan-penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang cinta tanah air, dan juga dengan cara meningkatkan promosi serta iklan dan sosialisasi agar masyarakat menggunakan produk dalam negeri dan juga tentunya mengurangi penggunaan serta pengkonsumsian produk luar negeri.

Kamis, 16 Oktober 2014

Analisis Jurnal CSR

Judul Jurnal    : Peranan Corporate Social Responsibility Dalam Nilai Perusahaan

Sumber            : http://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/123456789/843/07

Edisi                : Volume 7, Nomor 2, September 2008

Page                : 174-183

Penulis Jurnal : Barbara Gunawan dan Suharti Sri Utami

Metode           : Teknik Pengambilan Sampel dan Pengambilan Data


Kesimpulan   :

Dengan melakukan pembacaan dan melakukan penganalisisan dari kutipan jurnal diatas, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk pengaruh CSR terhadap nilai perusahaan, selain itu juga menguji apakah persentase kepemilikan manajemen dan tipe industri berperan sebagai variable moderating dalam hubungan antara CSR dengan nilai perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada model 2, variabel CSR, persentase kepemilikan manajemen, dan interaksi antara CSR dengan persentase kepemilikan manajemen, secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sama halnya dengan model regresi 2, variabel CSR, tipe industri dan interaksi antara CSR dengan tipe industri pada model regresi 3 juga mempunyai pengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan. Dan saya juga setuju dengan paparan CSR ini bukti empiris berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, penelitian ini mendukung hipotesis 1 yang menyatakan bahwa CSR merupakan faktor yang mempengaruhi tinggi atau rendahnya nilai perusahaan. Untuk data penelitian atau data kuantitatif yang dikelmpokkan ke dalam data sekunder yaitu data yang tidak dapat didapatkan langsung dari sumbernya data diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di BEI Selain mengumpulkan data dari laporan tahunan perusahaan yang digunakan untuk menghitung indeks CSR, data juga didapatkan dari Indonesian Capital MarketDirectory (ICMD) tahun 2006 dan 2007. Semakin banyak perusahaan mengungkapkan item pengungkapan sosialnya dan semakin bagus kualitas pengungkapannya, maka akan semakin tinggi nilai perusahaannya. Dari hasil pengujian data juga ditemukan fakta bahwa persentase kepemilikan manajemen dan tipe industri tidak berperan sebagai variabel moderating dalam hubungan antara CSR dengan nilai perusahaan